Tuesday, October 25, 2011

Internal Rate of Return (IRR)

Internal  Rate of  Return (IRR) adalah metode peerhitungan investasi dengan menghitung tingkat bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang dari penerimaan-penerimaan kas bersih dimasa datang.

rumus:
IRR = lower discount rate + (NPV at lower % rate / distance between 2 NPV) * (Higher % rate - Lower % rate)

Contoh 1:
Sebuah proyek ini diharapkan memiliki Net Present Value dari $ 865 pada tingkat diskonto 20% dan NPV negatif dari $ 1.040 pada tingkat diskonto 22%. Hitung IRR.

Penyelesaian:
Jarak antara 2 NPV = 865 + 1040 = $ 1.905
IRR = + 20% (865 / 1905) * (22% - 20%) = 20,91%

Contoh 2:
Informasi berikut berhubungan dengan proyek investasi Venture Ltd:
Net Present Value (NPV) dengan biaya 25% dari modal: $ 1.714
NPV pada biaya 30% dari modal: ($ 2937)
Hitung Internal Rate of Return.

Penyelesaian:
Jarak antara 2 NPV = 1714 + 2937 = $ 4.651
IRR = + 25% (1714 / 4651) * (30% - 25%) = 26,84%

Jika IRR lebih besar dari biaya modal, terima proyek tersebut.
Jika IRR kurang dari biaya modal, tolak proyek tersebut.


Kelebihan :
·         Memperhatikan nilai waktu dari uang
·         Menggunakan arus kas sebagai dasar perhitungan
·         Hasilnya dalam persentase, sehingga pengambilan keputusan dapat membuat perkiraan bila r (discount rate) sulit diketahui.
      Kekurangan:
·         Perhitungan lebih sulit bila tidak menggunakan komputer, karena harus dicoba-coba (trial and error).
·         Tidak membedakan proyek yang mempunyai perbedaan ukuran dan keadaan investasi.
Dapat menghasilkan IRR ganda atau  tidak menghasilkan IRR sama sekali.

2 comments:

  1. maaf mohon pencerahan nya... apa perbedaan antara DCROR dan IRR..?? sblm nya terima kasih buat tanggapan nya.

    ReplyDelete
  2. mohon maaf, sy masih bingung cara menghitung average rate of return. Apa sebelum menghitung ARR harus diketahui dulu NPV, PI, Pay Back Period? mohon penjelasannya.

    ReplyDelete